Belajar Teori Musik: Perlukah? (Part 1)

Dewasa ini, banyak bermunculan grup-grup musik dengan berbagai aliran atau genre. Tapi mungkin hanya sedikit yang dalam menciptakan sebuah lagu dengan melalui aturan “teori musik”.


Sebagian musisi akan menganggap basi dengan apa yang disebut Teori Musik, karena menurut mereka, menciptakan lagu dengan mengikuti aturan-aturan dalam teori musik akan membuang waktu dan hasil karyanya “Kurang Inovatif”. Atau dalam beberapa kasus, seorang musisi yang menciptkan karya seni musik berdasarkan aturan teori musik akan disebut sebagai “Operator” ketimbang “Kreator”.

Dengan melihat hakikat musik sebagai media hiburan dan ekspresi, tentu apa yang mereka katakan benar adanya. Tetapi soal inovasi dalam musik, saya yakin bahwa semua berawala dari apa yang disebut “Base Knowledge”. Sebuah pesawat antariksa diciptakan berdasarkan pengembangan sebuah pesawat udara biasa dan pesawat udara bisasa dikembangkan dari prinsip-prinsip seekor burung terbang. Artinya, kita tidak bisa meninggalkan base knowledge dalam menciptakan suatu inovasi.

Ketika sejarah musik ditorehkan oleh pemikir-pemikir pada awal perkembangan musik, mereka meletakan dasar dalam bermusik. Mereka membuat sistem yang saya yakin sampai saat ini belum ada yang bisa menggantinya. Bagaimana sistem notasi musik dan elemen-elemennya menjadi fundamental perkembangan berbagai jenis musik.

Sebagai contoh, Musik Diatonik melahirkan karya-karya besar musik Baroq, Romantik dan Klasik. Kemudian musik Pentatonik mampu melahirkan musik Jazz, Blues dan Rock. Artinya, semua lahir dari sistem yang diciptakan ribuan tahun yang lalu. Pengetahuan Teori Musik ini tentu sangat berguna untuk yang mendalami musik supaya tidak begitu saja menjadi “Follower”.

Bahkan mungkin jika kamu baca Arkeologi Musik Part 2, kamu jadi tahu bahwa musik Jazz, Blues dan Rock nenek moyangnya adalah dari musik India dan Cina. Kamu sebelumnya pasti berpikir bahwa jenis-jenis musik itu berasal dari Barat (baca: Eropa). Surprised!

Tidak ada salahnya dan menurut saya PERLU untuk belajar Teori Musik, karena dalam teori musik, kita mempelajari pengembangan dan penerapan metode untuk menganalisis maupun untuk menggubah musik.[Adw]

Share this:

Related Post

EDM: Dari Underground ke Mainstream Walaupun kamu anak metal, rock atau pop, pasti tahulah lagu “Party Rock Anthem”, bahkan mungkin kamu suka juga. Tidak perlu malu, tidak perlu gengsi a...
Electroni Music: Lahir dari prinsip telegram Ajaib memang. Siapa sangka alat komunikasi jarak jauh abad 18 inilah yang melahirkan salah satu jenis musik yang sangat populer saat ini. Dan siapa sa...
Flamenco: Sebuah karya masterpiece Semua pasti tahu Flamenco kan? Yap, Flamenco adalah salah satu musik tradisional Spanyol yang kini menjadi salah satu budaya yang populer bagi masyara...
Belajar Teori Musik: Studi Kasus (Part 2) Tidak mudah menghasilkan karya musik yang original hasil observasi sendiri. Diperlukan pengetahuan yang cukup dan memadai tentang musikologi. Kad...
Arkeologi Musik (Part 2) Musik adalah alat komunikasi pertama di dunia. Musik menjadi bagian penting yang membidani bagaimana manusia saling berbicara dan akhirnya dapat menci...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *