Fenomena batu-batuan

Batu Akik. Batu ini jaman dahulu hanya dipakai oleh orang-orang tua dengan alasan yang bermacam-macam. Dari mulai alasan keindahan hingga alasan magis. Batu Giok, merupakan batu dengan brand story yang kuat dikalangan masyarakat Tiongkok.

Hebatnya sejak beberapa tahun terakhir ini, batu akik bagaikan virus K-Pop yang menjalari urat nadi. Bukan hanya orang-orang tua yang menggemari, bahkan anak-anak muda pun mulai “demam akik”. Penulis sejujurnya kurang mengerti bagaimana sebuah batu akik dapat memiliki pesona dahsyat seperti itu.

Jika itu adalah batu Giok (cina), mungkin saya masih maklum. Karena ada fungsi pengobatan. Menurut ahli giok, batu giok dapat melancarkan peredaran darah. Selain itu, batu giok sendiri memiliki brand story yang kuat dari tanah leluhurnya. Batu giok diyakini memiliki energi chi dan bahkan dapat membawa keberuntungan. Itulah brand story-nya.

Populernya batu akik ini membuat harga batu ini sendiri menjadi “menggila”. Penulis pernah membeli cincin batu akik berwarna merah delima pekat seharga 50 ribu rupiah pada tahun 2010 di Yogyakarta. Tepatnya, di tempat wisata Goa Tabuhan. Saya tidak membayangkan berapa harga cincin batu akik saya itu sekarang,  yang saat ini entah dimana keberadaannya.

Kenapa dulu saya membelinya? Jujur ada alasan yang tidak bisa dijelaskan dengan akal sehat. Saya membeli batu akik tersebut setelah keluar dari Goa Tabuhan. Sepertinya, sensasi misteri dari dalam goa tersebut terbawa. Sehingga ketika melihat-lihat ditempat oleh-oleh, pandangan mata saya terhenti pada penjual batu cincin akik.

Kenapa harga batu akik sangat mahal bahkan dapat mengalahkan harga batu giok?

Jika kita lihat golongan batu akik dan giok, maka sebetulnya golongan batu giok kastanya lebih tinggi karena giok masuk golongan batu permata atau batu mulia. Sementara batu akik, merupakan golongan batu biasa atau batu alam. Menurut beberapa sumber, yang membedakan batu akik dan giok adalah warnanya.

Batu giok karena merupakan golongan permata hijau, maka warnanyapun hanya hijau. Sementara, batu akik terbentuk dari berbagai material batuan lava cair yang berasal dari gunung berapi sehingga warna dan tekstur yang dihasilkan juga berbeda-beda. Namun ada juga yang menyebutkan jika batu Giok juga memiliki banyak warna dengan warna asli yaitu putih atau bening.

Bahkan seorang Figur yang sempat menjadi trending topik #SaveHajiLulung pun mengatakan. “Batu aspirasi, kalau lihat batu, persoalan bisa hilang.” Ujar Haji Lulung.

Sebegitu besarkah fenomena batu akik ini?[Adw]

Share this:

Related Post

Beriklan on line vs off line (1) Akhir-akhir ini, kita melihat perkembangan media online sangat pesat baik itu yang muncul dari lembaga bisnis resmi (corporate) maupun yang muncul dar...
Mazda 2 Skyactiv: Sporty dan Gaya Sekilas melihat mobil ini, mungkin tidak akan melihat bedanya dengan mobil-mobil hatchback lain. Tetapi, bagi penggemar otomotif yang "melek" style, m...
Epic Music: Emotional Orchestra Musik epik mempunyai kesan monumental dengan komposisi musik dengan tingkat kesulitan tertinggi. Memahami orkestra saja belum tentu langsung mampu men...
Life Timeline Rentang waktu hidup seorang manusia pasti memiliki banyak kisah. Apakah itu berisi tentang passion, dream, intrik, politik, kesedihan atau kegembiraan...
Politik dan Kapitalisme dunia musik Berbeda tetapi tetap satu. Itulah musik. Apapun genrenya, musik tetaplah suatu media hiburan. Tidak mencerminkan taste atau tingkat pendidikan. Justru...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *