Kunci Sukses =  Konsistensi

Berapapun banyak buku motivasi yang Anda baca, betapapun banyaknya menonton acara motivasi, semua itu akan sia-sia jika dalam meraih sesuatu Anda hanya mengandalkan asupan semangat dari orang lain.

Berapa banyak ilmuwan yang dianggap gila karena ide-idenya? Tetapi dia bertahan dan secara konsisten menekuni apa yang diyakininya. Berapa banyak olahragawan yang semula diremehkan, tetapi karena konsistensi dan kerja kerasnya, pada akhirnya menjadi atlet yang diperhitungkan.

Pepatah lama, sedikit lama-lama menjadi bukit tidaklah bohong. Semua keberhasilan dilahirkan dari konsistensi yang didukung oleh kesabaran. Yakini satu hal ini, tidak ada yang disebut sukses dengan instan.

Seorang Steve Job berhasil membawa Apple menjadi brand unggulan kelas dunia. Dalam perjalanannya, Steve Job membawa suatu keyakinan akan image suatu brand yang tidak murahan dan dia berhasil. Secara konsisten, Job menanamkan di dalam dirinya bahwa Apple harusnya diposisikan sesuai dengan filosofinya.

Godaan dalam melakukan hal yang konsisten sangat luar biasa. Orang cenderung memilih menjadi tidak konsisten demi kenyamanan hidupnya. Konsistensi itu seperti suatu kepercayaan. Anda butuh kekuatan psikologi yang kuat dan hati yang tidak mudah tergoda.

Hal tersebut pasti berat untuk dilakukan. Seperti seorang gemuk yang ingin menjadi kurus. Mereka punya habit untuk melahap segala jenis makanan. Dan rata-rata makanan enak adalah menggemukan, tinggi kolesterol dan lemak. Tapi itu semua nikmat. Seorang yang ingin menguruskan badan memerlukan keyakinan tinggi dalam melakukannya. Tidak mudah menghilangkan kebiasaan yang menjadi aktivitas sehari-hari.

Tapi tidak ada yang tidak mungkin. Rahasia menjadi konsisten itu hanya satu, yaitu meyakini bahwa apa yang Anda lakukan semata-mata untuk diri Anda sendiri, karena tidak ada satupun manusia didunia ini yang tahu apa yang Anda butuhkan.[Adw]

Share this:

Related Post

Entrepreneur: Alternatif meningkatkan taraf hidup Entrepreneurship mewujudkan seseorang untuk berpikir, bertindak, mengidentifikasi peluang, dan mendekati masalah yang memungkinkan orang tersebut mamp...
Beda menjual dan memasarkan Mungkin bagi sebagian orang, menjual dan memasarkan adalah hal yang sama. Tetapi, sebetulnya itu adalah dua hal yang berbeda. Adalah hal yang sangat p...
Memperluas makna Entrepreneurship Kita sering mendengar kata Entrepreneur, dan seketika itu juga terlintas kata pengusaha atau wirausaha atau self-employee. Banyak artikel yang membaha...
Pencapaian Jokowi, menjadikan Indonesia sebagai ne... Sebuah negara, dapat disebut sebagai negara dengan masyarakat yang sejahtera adalah jika negara tersebut memenuhi syarat minimal 2% dari populasinya a...
Kerja keras atau kerja cerdas? Pada umumnya, jika mau sukses, orang harus bekerja keras. Itu moto seorang pengusaha. Tetapi kini, ada istilah baru dalam kita untuk bekerja, yaitu ke...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *