Membangun DNA entrepreneurship sejak dini.

Semua berawal dari satu pertanyaan. Apa yang anda harapkan dari anak anda ketika mereka besar?
Banyak orang tua berharap anak mereka menjadi dokter, insinyur, sarjana, pejabat atau menjadi manajer disuatu perusahaan yang bonafid. Tapi, tidak ada satupun yang mengatakan iningin anaknya untuk menjadi seorang pengusaha atau berwiraswasta.
Wiraswasta seolah hanyalah suatu alternatif pilihan yang akan muncul ketika mereka (anak) sudah mampu berpikir sendiri, tetapi tidaklah pemikiran ini diarahkan oleh orang tuanya.
Tentunya sangat normal ketika para orang tua ini menginginkan anaknya nantinya untuk bekerja pada suatu perusahaan yang bagus dengan penghasilan yang bagus. Tetapi, era sekarang persaingan semakin ketat, lapangan kerja menyempit sementara jumlah pencari kerja sudah over capacity. Orang tua harus mempersiapkan anaknya dengan baik agar anaknya mampu survive nantinya.
Membekali anak dengan pengetahuan tentang wirausaha atau mempersiapkan mereka menjadi pribadi yang mandiri sangatlah penting. Nantinya tidak mengandalkan lapangan kerja yang ada, tetapi lebih memikirkan bagaimana mencari kesempatan dan memanfaatkannya.
Jika sejak kecil sudah didiki tentang bersikap mandiri, belajar entrepreneurship, mampu mengatur uang dan memaksimalkannya, hal ini akan menjadi DNA dimana perilaku tersebut akan terbawa hingga mereka besar nanti. Kedepannya, mereka mungkin bukan lagi anak-anak muda pencari kerja, malinkan pencipta lapangan pekerjaan.
USIA TERBAIK MEMBANGUN JIWA ENTREPRENEURSHIP
Anak mulai dapat mengaktualisasi diri ketika mereka menginjak umur 7 tahun. Waktu terbaik mereka untuk menanamkan bibit entrepreneurship adalah umur 7 tahun hingg 15 tahun.
Anak menginjak usia remaja dimana mereka pada saat itu adalah individu-individu yang konsumtif dan cenderung labil dalam pergaulan. Hal ini cukup berbahaya jika tidak dibangun suatu sikap yang baik karena mereka bisa saja akan terjebak dalam perilaku konsumtif assertif yang akan merugikan kehidupan mereka nanti.
Belajar tentang wirausaha, entrepreneurship, tidaklah ada kata terlalu dini. Jika anda orang tua berpikir bagaimana anak anda akan menjalani kehidupan mereka nanti, anda harus mulai berpikir tentang mengajarkan entrepreneurship sejak usia anak anda masih kecil.

Share this:

Related Post

Belajar mengerti uang sejak dini. Tidaklah salah jika anak-anak mengerti tentang uang. Bukanlah hal tabu seorang anak mengerti berapa besar penghasilan orang tua. Tentunya dalam batasa...
Mau anak jadi penurut? Orang tua belajar ini dulu. Ada pepatah yang mengatakan, jika ingin membawa orang lain sukses, minimal kita juga suskes supaya orang yang kita inginkan sukses itu ada contohnya. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *