Ritchie Blackmore: Gak mikirin komposisi lagu

Ada yang belum kenal ritchie blackmore? Too bad. Gitaris ini mulai dikenal kejeniusannya ketika bergabung dengan deep purple. Deep purple adalah salah satu band legendaris yang merupakan pionir heavy metal dan modern hard rock. Lagu-lagunya sangat melegenda dan orang-orang tua kita pasti tahu siapa deep purple dan apa saja lagunya!


Blackmore seorang gitaris yang penuh dengan inovasi. Prinsipnya adalah main sekenceng dan secepat-cepatnya. Blackmorte tipe gitaris yang tidak begitu ambil pusing soal struktur lagu dan aturan-aturannya. Hal ini juga yang membuat dia hengkang dari Deep Purple dimana John Lord sebagai composer adalah orang yang sangat teratur soal bermusik.

Blackmore tipe gitaris yang mudah bosan jika ,usiknya tidak mangalami perubahan. Karena itu, dia membentuk band baru dengan nama RAINBOW dan merekrut Ronnie James Dio sebagai vokalisnya. Bersama Rainbow, Blackmore menjual lebih dari 28 juta keeping album. Rainbow adalah sebuah band beraliral NEO-CLASICAL METAL dengan unsure musik Baroq dengan elemen musik Blues Rock.

Karena karakternya yang selalu berubah, membuat dia mengubah arah musik Rainbow yang pada akhirnya menyebabkan Ronnie James Dio “cabut” dari Rainbow dan bergabung dengan Black Sabbath. Blackmore berucap, Dio lebih cocok dengan Black Sabbath karena Dio lebih suka dengan lirik-lirik fantasi. Setuju kalau yang ini.

Blackmore boleh dikatakan sebagai peletak dasar gaya Psikadelik dalam bermain gitar. Meramu musik medieval dan baroq yang merupakan musik klasik eropa dengan sentuhan blues. Gaya gitarnya yang berkarakter bisa didengar pada lagu-lagu seperti “BURN” “HIGHWAY STAR” atau “SOLDIER OF FORTUNE”.

GUITAR AND AMPS

scalloped_Flame_maple_NeckBlackmore termasuk gitaris yang pemilih. Pada awal karirnya, dia menggunakan GIBSON ES335 , hanya beberapa tahun kemudian dia menggantinya menjadi FENDER STRATOCASTER hingga saat ini. Blackmore adalah gitaris pertama yang menggunakan jarak antar fret gitar berbentuk “U”, yaitu dengan mendangkalkan kayu antar fret atau yang disebut “scalloped”. Selain Stratocaster, Blackmore juga menggunakan FENDER TELECASTER THINLINE untuk acara-acara khusus.

Untuk ampli, blackmore menggunakan MARSHALL MAJOR SIGNATURE, VOX AC-30, dan ENGL Amps. Sedang efek yang dipakai adalah TAPE ECHO dengan TREBLE BOOSTER, WAH-WAH PEDAL dan EMS Synthi Hi Fli guitar synthesizer. Selain itu, Aiwa TP-1011 dipakai untuk menambah echo dan delay effect.  Selain itu, beberapa efek lain yang dipakai adalah Unicord Univibe, Dallas Arbiter Fuzz Face dan Octave Divider.

Untuk Pick-up gitar, Blackmore menggunakan beberapa macam pickup seperti Schecter F-500-Ts, Velvet Hammer “Red Rhodes”, DiMarzio “HS-2”, OBL “Black Label”, Bill Lawrence L-450, XL-250 (bridge), L-250 (neck). Blackmore juga menggunakan Seymour Duncan Quarter Pound Flat SSL-4 dan Lace Sensor (Gold) “noiseless” pickups.[Adw]

Share this:

Related Post

Keith Richard koleksi 3000 gitar Salah satu pentolan super grup musik “the rolling stones” berkebangsaan inggris ini mengoleksi lebih dari 3000 gitar dari berbagai model dan brand. ...
Terrance Hobbs – Living Legend of Death Metal Gitaris suffocation kelahiran april 1970 ini dikenal mempunyai banyak teknik dalam seni gitar death metal. Hobbs adalah peletak dasar teknik death met...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *