The Voice: Musik, Negara dan Martabat

The voice adalah reality tv show di amerika yaitu kontes menyanyi yang disiarkan oleh nbc. Diadaptasi dari acara aslinya yaitu the voice of holland, konsep dari acara ini adalah menemukan bakat-bakat penyanyi baru baik solo maupun duet. Kontestan diambil dari remaja umur 15 tahun ke atas dipilih melalui audisi.


Pemenangnya ditentukan oleh voting lewat telepon, sms, internet dan iTunes Store lewat pembelian penampilan kontestan. Juara The Voice akan mendapatkan uang sebesar US$100.000 atau sekitar 1 milyar dan mendapatkan kontrak rekaman dari Universal Music Group.

Para kontestan ini diaudisi oleh 4 orang musisi ternama yaitu Christina Aguilera,Usher, Adam Levine, dan Blake Shelton.

Dari cara voting, kita pasti berpikir, ah sama dengan American Idol atau Indonesian Idol di Indonesia. Tapi ada yang lain,  yaitu para kontestan ini dipilih melalui voting yang semuanya free of charge. Dari mulai SMS hingga telepon. Nggak sama kan? Selain itu, ketika sampai pada babak perempat final, performa mereka akan dilatih oleh para juri dengan membentuk masing masing Juri tim. Misalnya Tim Blake, Tim Christina dan seterusnya.

TEENAGER ACHIEVEMENTS
The Voice, menjadi salah satu acata TV favorit remaja Amerika. Dengan range umur 15+, memberikan kesempatan kepada remaja-remaja Amerika untuk meng-akomodir bakat dan impiannya menjadi seorang Penyanyi.

Di Amerika, terdapat ratusan atau mungkin bahkan ribuan remaja dengan talenta menyanyi yang tinggi. Selain itu, dunia entertainment mereka mendukung tumbuh kembang acara-acara remaja dan seni sehingga remaja Amerika mempunyai channel untuk berkarya dan menunjukan bakatnya.

Banyak muncul idola-idola remaja yang berasal dari tv show seperti High Shool Musical yaitu sebuah film yang mengangkat tentang kompetisi menyanyi. Tapi ini sangat positif. Penyanyi-penyanyi yang muncul adalah penyanyi dengan bakat yang memang luar biasa.

Keseriusan pengusaha-pengusaha hiburan di Amerika dalam menggarap pasar remaja mungkin patut ditiru, karena remaja lokal kita (Indonesia) pun sebetulnya memiliki potensi yang tinggi. Banyak bakat-bakat yang tisak terlihat hanya karena mereka tidak memiliki kesempatan.

Pengusaha ini, juga bangga terhadap negaranya. Mereka bangga jika banyak muncul entertainer musik yang berkualitas dan tangguh.

INDONESIA? SALAH PERSEPSI, SALAH ORIENTASI
Dulu munculnya banyak kompetisi menyanyi di Indonesia sebetulnya cukup bagus. Tapi kenapa kok tidak mampu melahirkan banyak penyanyi-penyayi tangguh? Jawabannya simple, yaitu PERSEPSI dan ORIENTASI yang SALAH.

Yang ikut audisi bukannya mau meng-akomodir bakatnya, melainkan ingin nge-top! jelas ini salah, beluym lagi janji-janji label yang muluk-muluk, acara yang sangat komersial dan sarat dengan permainan uang.

Indonesia, mungkin akan selamanya tertinggal. Itu mungkin. Selama musik hanya dihargai dengan uang, musik dianggap hanya sebagai alat bisnis, maka musik akan mati. Tidak akan pernah ada muncul penyanyi-penyanyi baru dengan kualitas tinggi.

Dan sayangnya, para pelaku musik (baca:musisi) pun tidak kalah hebohnya kalau bicara soal bisnis musik. Jadi? ya musik di Indonesia akan dalam keadaan stagnan pada orientasi bisnis semata. Bandingkan dengan para pengusaha Amerika, Bisnis, Negara dan Martabat. [Adw]

Share this:

Related Post

Black Sabbath #1 Billboard 200 Chart! Setelah melakukan penantian selama 43 tahun, akhirnya band ol-skul ini berhasil meraih posisi pertama dalam us billboard 200 chart. Black sabbath deng...
Burger Kill – Metal As Fuck Award Winner Burger Kill, band asal ujung berung ini setelah sebelumnya bersaing dengan sea shepherd, nergal, jason newsted dan pussy riot, akhirnya pada puncak no...
Metallica: Ini Peran Joko Widodo! Setelah mengkonfirmasi konser mereka di Jakarta-Indonesia, dunia sosial media menjadi heboh. Banyak orang bertanya-tanya apa yang melatar belakangi “k...
Sport: Hiburan Vs Kompetisi Minggu, 3 Mei 2015. Banyak peristiwa olah raga dengan berbagai titel. Dari mulai Fight of The Century antara Manny "Pacman" Pacquiao VS Floyd Mayweath...
JakCloth 2013 –Experiental Shoping Jakcloth, clothing expo yang menawarkan suasana “experiental shopping” dengan beragam penawaran dan hiburan dari tahun ketahun semakin menunjukan penc...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *